FATIH JUARA TAEKWONDO TINGKAT PROVINSI, KETENANGAN MEMBAWANYA PADA KEMENANGAN

         Fatih Rizieq Muhammad, berhasil meraih juara 1 popda SMP tingkat provinsi, kejuaraan yang berlangsung di GOR futsal UNDIP tembalang Semarang diikuti lebih dari 15 kabupaten atau kota yang berada di Jawa Tengah.

Fatih itulah panggilan akrabnya saati ni bergabung di club taekwondo Dojang Manunggal Jati berlatih stiap hari Rabu, Jum’at dan Sabtu. Selain itu juga berlatih di PPLP dalam seminggu sekali.

Bertanding dikelas 45kg Fatih berhasil melewati tiga tahapan pertandingan dengan sekor telak, 31-9, 28-5, dan 25-8 untuk memastikan dirinya juara 1 popda SMP tingkat provinsi Jawa Tengah 2018.

Begitu luar biasa penampilan Fatih saat itu, pertahanan yang bagus dan akurasi serangan yang sangat tajam yang ditunjukkan saat bertanding.

Dalam pertandingan tersebut menggunakan penilaian secara digital dengan tujuan supaya sistem penilaian pada pertandingan Taekwondo lebih praktis dan penilaian yang transparan.
Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Arif Marjo dan Ibu Suyatmi ini sekolah di SMPIT HARAPAN BUNDA saat ini masih duduk di kelas VIII.

Sebelum menjuarai POPDA SMP tingkat provinsi, Fatih berhasil menjuarai Magelang open nasional juara 3 dan juara 1 DWCU Yogyakarta International open.

Ketika ditanya tentang hasil kejuaraan “syukur Alhamdulillah rasa bangga mengharumkan nama orangtua, club, kota Semarang dan Sekolah” ujar Fatih sang juara.

Selain itu Fatih sang juara berpesan “ kembangkan bakat dan potensi yang ada, waktu bermain tidak dilarang tapi dikelola dengan baik, jangan pula semangat belajar lebih rendah dari pada semangat bermain. If you can not be intelligent, be a good person. Man jadda wa jadda.”
Reporter : Muhammad Faris Fahmi







Pada mata pelajaran prakarya di SMPIT Harapan Bunda, anak-anak belajar memasak dg tema makanan ringan, banyak anak-anak yg membuat jamur crispy, bombay crispy, omlet, martabak, pisang coklat, steak ayam serta aneka minuman.

Praktek pengolahan makanan ini diikuti pada anak-anak kelas VIII Mata Pelajaran Prakarya.

Anak-anak sangat antusias, sehingga menghasilkan masakan dan penyajian yg pas dan menarik.

Manfaat dari pelajaran memasak adalah selain belajar untuk memasak juga sebuah kerjasama, kekompakan serta menciptakan masakan yang baru.
Nani Afriyani
*Guru prakarya Spanda


SMPIT Harapan Bunda melakukan aksi kemanusiaan dan penggalangan dana untuk Rohingya, Jum’at 15 September di lapangan SMPIT Harapan Bunda. Acara dimulai dengan sholat ghoib bersama pukul 07.15 WIB dan dilanjutkan dengan orasi oleh ketua Osis.

Sembari mendengarkan orasi, beberapa siswa membawakan kotak berkeliling dari satu siswa ke siswa yang lain untuk mengumpulkan dana. Alhamdulillah, dari kegiatan tersebut terkumpul dana sebesar sepuluh juta dua ratus ribu rupiah dan langsung dikirim ke JSIT untuk segera disalurkan ke saudara-saudara muslim di Rohingya.

Orasi ditutup dengan takbir dan doa bersama untuk keselamatan saudara-saudara muslim Rohingya agar diberi kekuatan untuk menghadapi kekejaman di Negara tersebut.
Aksi penggalangan dana ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan para siswa Spanda, sekaligus sebagai wujud penolakan terhadap kekejaman militer Myanmar dan beberapa tokoh yang ikut terlibat di negara tersebut.

Sugiharti
*Reporter Spanda

Alhamdulillah... tiga siswa SMPIT Harapan Bunda yang dikirim untuk mengikuti lomba Taekwondo yang diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 26 Juli di SMK 7 Semarang meraih hasil yang gemilang.
Fatih Rizieq Muhammad meraih juara satu kelas U-39 kg, sedangkan Fadhil Naufal Maifino Novian dan Muhammad Azhar Sucipto mampu meraih hingga babak penyisihan. Tahun-tahun sebelumnya Fatih pun tidak pernah absen dalam meraih juara satu. Setelah penantian yang panjang menunggu hingga babak berakhir, akhirnya siswa yang saat ini duduk di kelas 8A ini berhasil mengalahkan lawan-lawannya.
Prestasi membanggakan ini tentu tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru dan segenap siswa SMPIT Harapan Bunda. Semoga, kemenangan ini akan membawa anak-anak menjadi lebih tawadzuk dan bersyukur serta mampu membangkitkan semangat teman-temannya yang lain.





Membaca quran di waktu luang dizaman sekarang ini sudah menjadi suatau hal yang tdk biasa di kalangan remaja,,,fenomena sekarang ini hampir sebagian besar kalangan remaja muslim menggunakan waktu luang mereka untuk membaca Hp bukan membaca qur’an,,,,alhamdulillah negeri ini belum kehilangan generasi solih/ah pecinta qur’an,,masih di temukan generasi pecinta qur’an yang akan memimpin negeri ini,salah satunya di SPANDA,,Al Qur’an menjadi  pengisi waktu luang mereka,Qur’an menjadi sahabat setia mereka,,,sehari tak pernah mereka lupa membaca qur’an meski hanya satu halaman,,membaca quran sudah menjadi kebutuhan mereka bukan lagi hanya untuk mencapai target harian,,oleh karena itu dimanapun dan dalam kondisi apapun mereka akan selalu berusaha untuk bisa membaca qur’an,,,,

Ada salah satu ucapan siswa yang membuat saya terkesan ”kalau sehari gak baca qur’an,di hati rasanya tu kosong usth,”itu salah satu alasan mereka kenapa mereka tidak pernah lupa membaca quran tiap harinya,,,Semoga Allah selalu membimbing mereka untuk bisa menjadi generasi Qur’ani ya solih solihah,,,,

Qodriyah Fatih








      Semarang, 27 Oktober 2016. Menjelang berakhirnya semester ganjil tahun pelajaran 2016-2017  ini Ustadz Ustadzah disibukkan oleh kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 ( K13 ) di SMPIT Harapan Bunda. Pelatihan dan pendampingan K13 kali ini dimaksudkan agar terjadi perubahan pola pikir ( mindset ) dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran di kelas mulai dari mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan pendekatan dan evaluasi pembelajaran kurikulum 2013 dengan baik dan benar. Penting ditekankan dalam pendampingan ini bahwa yang menjadi sasaran pendampingan adalah seluruh guru mapel, baik itu rumpun IPA, Matematika, PPkn, IPS, PAI, Bahasa maupun seni budaya, keterampilan dan olahraga. Dari sini jelas sekali terlihat bahwa ustadz ustadzah sangat peduli dan berkomitmen terhadap terimplementasikannya kurikulum yang sekarang masih terus dilakukan review dan evaluasi oleh kemendikbud.
Para pendamping kurikulum ini diambilkan dari instruktur nasional regional dan daerah. Pendamping melakukan telaah RPP yang telah dibuat guru sebelum akhirnya dipraktekkan dalam real teaching. Tentu ini tidak bisa dilakukan secara langsung, Mudah-mudahan kegiatan pendampingan yang dilakukan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam memenuhi amanat tupoksinya, memberi penguatan pada kompetensi pedagogiknya dan memperindah perfomanya.
Tanpa kita sadari ternyata kegiatan pendampingan sama pentingnya dengan pelatihan guru. Dengan pendampingan guru sebagai agen pembaharu dari paradigma pendidikan benar-benar kita wujudkan. Bagi fasilitator proses pendampingan merupakan alat ukur melihat keberhasilan dimana guru sebagai peserta dapat mengimplementasikan langsung di dalam kelas SMPIT Harapan Bunda. Guru sebagai peserta pendampingan akan terjadi perubahan yang signifikan bagi pembelajaran di sekolah tersebut. Perubahan pembelajaran dikelas dan sekolah akan mendorong kondisi perubahan tingkah laku pembelajaran.
Dalam kegiatan pendampingan , para pendamping memahami peran lebih sebagai fasilitator dan tidak menjadi supervisor.  Para pendamping dapat memainkan peranannya , sehingga para pendamping dan guru timbul kemitraan yang baik yang akan mendorong tercapainya tujuan meningkatkan pembelajaran yang berkwalitas. Dalam kegiatan pendampingan, pendamping dapat membuat guru yang didampingi nyaman , dan menerima dengan terbuka karena dilakukan tanpa tekanan dan penuh silahturahmi. Sehingga suasana pendampingan akan mendorong meningkatkan pembelajaran yang sebenarnya.  Semoga dengan kegiatan ini guru SMPIT Harapan Bunda dapat meningkat kwalitas pembelajaran dan dapat bermanfaat, meningkatkan kempuan kompetensi guru demi kemajuan prestasi Siswa siswi pada khususnya dan demi kemajuan bangsa Indonesia pada umumnya.

Tim Humas Spanda